SmartFren

Gambar :google
Smartfren merupakan produk dari Smart Telecom yang fokus di jaringan CDMA 2000, namun kini Smart Telecom telah bergabung dengan Mobile-8 Telecom (Fren) yang menghasilkan produk Smartfren.
PT Smartfren Telecom, Tbk. adalah operator penyedia jasa telekomunikasi berbasis teknologi CDMA yang memiliki lisensi selular dan mobilitas terbatas (fixed wireless access), serta memiliki cakupan jaringan CDMA EV-DO (jaringan mobile broadband yang setara dengan 3G) yang terluas di Indonesia. Smartfren juga merupakan operator telekomunikasi pertama di dunia yang menyediakan layanan CDMA EV-DO Rev. B (setara dengan 3,5G dengan kecepatan unduh s.d. 14,7 Mbps) dan operator CDMA pertama yang menyediakan layanan Blackberry.

Sejarah Awal Berdiri Perusahaan PT Smartfren Telecom
Perusahaan PT Smartfren Telecom
PT Mobile-8 Telecom Tbk (“Mobile-8” atau “Perseroan”) didirikan pada bulan Desember 2002. Pada tahun 2003, Perseroan mengakuisisi dua operator telepon selular berlisensi, yaitu Komselindo dan Metrosel, dan mulai beroperasi sebagai penyelenggara jasa selular dengan menggunakan basis teknologi CDMA. Layanan yang pertama kali diluncurkan oleh Mobile-8 adalah Layanan Selular Prabayar dengan brand “Fren” yang dioperasikan pada bulan Desember 2003 dengan berbasis jaringan CDMA 2000-1X.

Pada bulan April 2004, Mobile-8 meluncurkan Layanan Selular Fren Paskabayar pada jaringan yang sama. Lima bulan kemudian Perseroan mengakuisi satu lagi operator telepon selular berlisensi, yaitu Telesera. Perseroan juga serta merta menyelesaikan peralihan sistem telekomunikasi yang dioperasikan ketiga operator berlisensi yang diakuisi tersebut dari sistem selular analog menjadi sistem selular digital CDMA.

Pada tahun 2006, Mobile-8 memperkenalkan layanan 3G pada jaringan CDMA EVDO, serta melakukan pencatatan perdana saham pada Bursa Efek Indonesia (dahulu Bursa Efek Jakarta). Langkah-langkah Perseroan di pasar modal terus berlanjut, dimana pada tahun 2007 Mobile-8 berhasil menerbitkan obligasi Rupiah pertamanya yang juga dicatatkan di Bursa Efek Indonesia. Kemudian, Perseroan juga turut meramaikan pasar modal regional dengan penerbitan Eurobond pertamanya yang dicatatkan di Bursa Efek Singapura.

Pada bulan April 2008, Mobile-8 memperkenalkan fitur baru yaitu “World Passport”, dimana Mobile-8 menjadi operator CDMA pertama di dunia yang bergabung dengan Asosiasi GSM sehingga memungkinkan pelanggan Mobile-8 melakukan PT Smartfren Telecom, Tbk. adalah operator penyedia jasa telekomunikasi berbasis teknologi CDMA yang memiliki lisensi selular dan mobilitas terbatas (fixed wireless access), serta memiliki cakupan jaringan CDMA EV-DO (jaringan mobile broadband yang setara dengan 3G) yang terluas di Indonesia.

Smartfren juga merupakan operator telekomunikasi pertama di dunia yang menyediakan layanan CDMA EV-DO Rev. B (setara dengan 3,5G dengan kecepatan unduh s.d. 14,7 Mbps) dan operator CDMA pertama yang menyediakan layanan Blackberry.
 Jasa dan layanan Smartfren memiliki nilai-nilai (values) yaitu sebagai mitra yang terbaik bagi pelanggan dengan menawarkan solusi yang cerdas dalam layanan-layanan telekomunikasi untuk meningkatkan pengalaman hidup pelanggan dalam berkomunikasi.

Sebagai operator CDMA yang menyediakan jaringan internet kecepatan tinggi bergerak (mobile broadband) yang terluas di Indonesia, Smartfren berkomitmen untuk menjadi penyedia layanan telekomunikasi yang terjangkau bagi masyarakat dengan kualitas terbaik.
 PT Smartfren Telecom Tbk., meluncurkan dua perangkat Andromax 4G terbaru, Andromax E2 dan Andromax R2, yang mendukung teknologi teranyar Voice over LTE (VoLTE) di Semarang Jawa Tengah.

Edward Bambang, Regional Head PT Smartfren Telecom Central Java mengatakan Smartfren merupakan operator pertama yang menyediakan layanan VoLTE di Indonesia serta meluncurkan ponsel pintar dengan harga terjangkau yang sudah memiliki fitur VoLTE.
"Kami akan terus berupaya untuk membuka akses teknologi bagi masyarakat Indonesia seluas-luasnya dengan menghadirkan teknologi terkini yang berkualitas," ujarnya disela-sela Peluncuran Andromax R2 dan E2 di Semarang, Rabu (24/2).

VoLTE merupakan layanan berbasis data yang mengandalkan teknologi LTE dari jaringan 4G LTE. VoLTE memungkinkan pengguna untuk melakukan panggilan telepon maupun video call dengan kualitas suara yang lebih baik, stabil, dan jernih namun tetap hemat baterai. 

Christian Daigneault, Chief Technical Officer PT Smartfren Telecom, menambahkan, “VoLTE merupakan salah satu cara berkomunikasi terdepan di era 4G. VoLTE menyajikan kualitas suara yang sangat jernih dan juga memungkinkan pengguna untuk dapat menikmati video call hanya dengan mengaktifkan opsi video pada layar.

Layanan ini sekarang dapat dinikmati oleh seluruh pelanggan kami di 85 kota di Indonesia. Menjadi operator pertama yang menghadirkan layanan VoLTE bagi pelanggan memperkuat posisi kami sebagai operator selular 4G LTE yang terkemuka di Indonesia.
Untuk memastikan teknologi VoLTE sampai ke tangan pelanggannya, Smartfren memperkenalkan dua ponsel pintar miliknya yang dibesut secara khusus untuk menjawab ekspektasi masyarakat Indonesia. Andromax R2 dan Andromax E2 hadir dengan fitur-fitur yang dapat memberikan kenyamanan dan kemudahan berkomunikasi dengan menggunakan teknologi terdepan.

“Andromax R2 & E2 merupakan wujud keseriusan kami dalam menggarap pasar ponsel entry-level di Indonesia. Disamping itu, kami berharap langkah kami dalam menyematkan fitur VoLTE pada kedua ponsel pintar ini dapat mempercepat penetrasi 4G LTE dan mendukung transformasi digital di Indonesia sehingga dapat mewujudkan ekosistem digital yang tidak kalah dengan negara lain.
Andromax E2 dimotori prosesor Snapdragon 212 quad core, RAM 1GB, memori internal 8GB yang dapat diperluas hingga 32GB.

Handset dengan layar 4,5 inci itu dilengkapi kamera 5MP (depan dan belakang). Selain itu, E2 juga mendukung dual micro SIM, Android 5 Lollipop, serta baterai 2000 mAh.
"Konsumen tidak perlu merogoh kocek, sudah ada VoLTE-nya di bawah Rp1 juta," katanya.
Sementara Andromax R2 dipersenjatai prosesor Snapdragon 415 octa core, RAM 2GB, memori internal 16GB yang mendukung memori tambahan hingga 32GB.

Perangkat berlayar 5 inci itu dibekali kamera belakang 13MP dan kamera depan 5MP. Tidak hanya itu, R2 juga didukung dual SIM, Android 5 Lollipop, serta baterai 2320 mAh.
"R2 kami susun tidak main-main dengan frame metal yang memiliki beberapa kelebihan pertama dari sisi kekuatan, kedua karena metal meredakan panas," ujarnya.

Andromax E2 dibandrol dengan harga Rp899.000, sementara R2 dijual dengan harga Rp1.699.000. Keduanya telah tersedia di Galeri Smartfren.



Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "SmartFren"

Post a Comment